Friendzone Itu ? ...

https://cerpenja.blogspot.co.id/

Sebenarnya friendzone itu apa sih? dan kenapa harus ada yang namanya friendzone, agak sakit juga sih kalau kita sayang sama seseorang tapi seseorang itu cuma menganggap kita sahabat, kakak maupun adik. Nama gue Anistya.N.I, gue duduk di bangku kelas X di salah satu sekolah favorit di kota gue, awalnya pas gue denger kata friendzone yang ada di benak gue adalah friendzone tuh apaan sih? pas gue denger-denger dari temen-temen gue ternyata friendzone itu “kisah kasih tapi engga kesampaian,” hmm sakit juga sih kalau kita berada di posisi itu, sekarang gue mau cerita tentang pengalaman yang pernah gue rasakan. Masih ada kaitannya dengan friendzone sih, seseorang yang mau gue ceritaiin itu kakak kelas gue sendiri anak kelas XII IPA 4. Pada suatu hari, pas gue buka sosmed gue iseng-iseng bikin status gitu dan enggak lama kemudian ada seorang cowok yang chat gue ternyata dia itu orang yang dulu pernah gue taksir (ehh.. tapi pas waktu dia chat gue udah agak move on).
“Anis?” kata dia.
“Iya, ada apa?” kata gue.
“Enggak, oh iya mau masuk SMA mana Nis?” kata dia.
“Oh kirain ada apa, SMAN 6 sama SMAN 7,” kata gue.
“Oh, masuk SMAN 6 aja Nis enak di situ tuh,” kata dia.
“Maunya juga di situ,” kata gue.
“Iya udah, di situ aja ada gue di situ,” kata dia.
“Iya udah, lihat nanti,” kata gue (agak baper gitu).
Setelah itu dia minta nomor gue terus gue kasih tuh nomornya sehari, dua hari dan seterusnya gue sama dia tambah akrab, dan dia pun ngajak gue ketemuan tapi guenya enggak mau (bukannya enggak mau sih tapi pas waktu dia ngajak main gue lagi sibuk). Dan beberapa minggu kemudian gue agak baper kalau dia sms ataupun nelepon dan gue mikir apa gue ada perasaan lagi sama dia, tapi anehnya dia tiba-tiba nanya.
“Anis pernah suka sama gue enggak?” tanya dia.
“Pernah, tapi dulu,” jawab gue.
“kalau sekarang sih?” tanya dia.
“Ya dikit sih,” jawab gue.
“Yang banyak aja jangan dikit-dikit nanggung tahu, haha,” kata dia.
“Maunya segitu enggak mau banyak-banyak, haha,” kata gue.
Dan mulai saat itu gue jadi ada perasaan lagi sama dia, dan gue cuma bisa nunggu enggak berani ungkapin. Beberapa bulan kemudian tepatnya pas acara 17 Agustusan di SMA gue siswa-siswi diwajibkan memakai baju berwarna merah maupun putih gue iseng-iseng sms dia.
“Ada di mana?” kata gue.
“Di kelas,emang kenapa?” kata dia.
“Oh gak apa-apa, cuma nanya aja,” kata gue.
“Kamu ada di mana emang?” kata dia.
“Di lapangan, di bawah tenda,” kata gue.
“Iya udah nanti gue lihat dari atas,” kata dia.
“Iya oke,” kata gue.
“Kamu pake baju warna apa?” kata dia.
“Baju putih, traning biru dongker,” kata gue.
“Ohyaudah,lihat deh ke atas,”kata dia.
“Iya udah tau ko,” kata gue.
“Mau ketemu?” kata dia.
“Iya sok aja,” kata gue.
“Tapi di mana?” kata dia.
“Enggak tahu nih,” kata gue.
“iya udah gampang ketemuan mah,” kata dia.
“Iya udah sip,” kata gue.
Dan saat itu juga gue sama dia tambah deket dan gue tambah baper apalagi dia ngelihatin terus dari atas, tapi seneng juga sih.
Di kelas. Pas di kelas gue badmood,ngantuk pengen cepet-cepet pulang terus tidur, tapi belum dibolehin pulang, terus gue tanya aja sama dia.
“Gerbang dibuka jam berapa?” kata gue.
“Kurang tahu,” kata dia.
“Oh iya udah,” kata gue.
Beberapa menit kemudian.
“Nanti kalau mau pulang bilang ya,” kata dia.
“Iya kalau inget,” kata gue.
“Harus ingetlah,” kata dia.
“Iya, iya bawel, emang mau ngapain?” kata gue.
“Cuma pengen lihat aja, hehe,” kata dia.
“Yaelah kirain ada apa, huh,” kata gue.
Akhirnya boleh pulang juga dan gue sms dia, soalnya udah keburu janji sama tuh anak.
“Mau pulang nih,” kata gue.
“Mau pulang nih cepet,” kata gue.
“Mau pulang nih ada di mana sih?” kata gue.
Dan dia pun enggak bales dan terpaksa gue harus nunggu di depan gerbang, dan gue ketemu sama Atiya dan Iasha mereka pun nanya.
“Nis, nungguin siapa?” kata Atiyah.
“Iya Nis, nunggu siapa kamu?” kata Iasha.
“Enggak nungguin siapa-siapa,” kata gue.
“Masa sih?” kata Atiyah dan Iasha.
“Beneran yaelah,” kata gue.
“Bohong, enggak percaya,” kata Atiyah.
“Iya udah,” kata gue.
“Iya udah kita berdua di sini nunggu Anis pulang,” kata Atiyah dan Iasha.
“Nih anak enggak ada kerjaan banget,” kata gue di dalam hati.
Enggak lama kemudian akhirnya pun dia bales.
“Ada di mana?” kata dia.
“Ada di depan,” kata gue.
“Iya udah gue ke sana,” kata dia.
“Iya,” kata gue.
Ketika dia ke luar Atiyah dan Iasha pun langsung mengarah ke dia.
“Itu mah tetangga gue,” kata Iasha.
“Iya tah, masa sih?” kata Atiyah.
“Iya panggil aja *sensor*,” kata Iasha.
“*sensor*,” kata Atiyah.
“Eh, ka *sensor* nyariin Anis, ini Anisnya ada di sini,” kata Atiyah.
Cerpen Karangan: Anistya Nur Illahi
Facebook : Anistyaa NI
Twitter    : @anestyani

0 Response to "Friendzone Itu ? ..."

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel